{"id":420,"date":"2016-04-04T06:48:15","date_gmt":"2016-04-03T22:48:15","guid":{"rendered":"http:\/\/himahiunhas.id\/?p=420"},"modified":"2016-04-04T06:48:58","modified_gmt":"2016-04-03T22:48:58","slug":"menengok-kembali-eksistensi-uni-eropa-dalam-menghadapi-krisis-moneter-di-yunani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/2016\/04\/04\/menengok-kembali-eksistensi-uni-eropa-dalam-menghadapi-krisis-moneter-di-yunani\/","title":{"rendered":"Menengok Kembali Eksistensi Uni Eropa dalam menghadapi Krisis Moneter di Yunani"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Oleh : Abdul Rauf Rahmansyah (HI 2013)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uni Eropa adalah perwujudan regionalisme yang menjadi sebuah panutan\u00a0dalam perkembangan kerjasama regional. Pendirian kerjasama regional\u00a0ini secara sempurna mulai disusun dalam Perjanjian Maastricht pada\u00a0tanggal 7 Februari 1992 dan mulai terlaksana pada tanggal 1 November\u00a01993. Salah satu pilar kerjasama Uni Eropa adalah pilar ekonomi yang\u00a0berorientasi pada kesatuan ekonomi dan moneter. Pilar ini pun\u00a0dilembagakan secara supranasional di Uni Eropa yang bernama Bank\u00a0Sentral Eropa (European Central Bank). Lembaga ini bertanggung jawab\u00a0atas kebijakan moneter Uni Eropa yang salah satu implementasinya adalah\u00a0Zona Euro (Eurozone). Eurozone adalah istilah untuk\u00a0negara-negara anggota Uni Eropa yang telah mengadopsi Euro sebagai\u00a0satu-satunya mata uang resmi. Penerapan konsep Eurozone ini pertama kali dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 1999 dan kini telah diikuti oleh\u00a019 Negara anggota Uni Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uni Eropa mengalami berbagai tantangan di dalam kawasannya selama beberapa tahun silam.\u00a0Salah satunya adalah tantangan ekonomi khususnya pada\u00a0 krisis moneter yang terjadi di Yunani sejak tahun 2009 dan\u00a0adanya wacana tentang keinginan Yunani untuk keluar dari Eurozone, <em>Greek Exit<\/em> (Grexit). Krisis tersebut pun mempengaruhi\u00a0para negara anggota Uni Eropa lainnya. Penyebab dari krisis moneter Yunani adalah ketidakmampuan pemerintah Yunani dalam melakukan pembayaran utang yang menumpuk\u00a0sehingga membuat keuangan negara mengalami defisit yang sudah tidak\u00a0wajar dari batas yang ditentukan (defisit 4 kali lipat) menurut sistem\u00a0Eurozone. Masalah ini pun berefek-domino karena setelah mempengaruhi\u00a0perekonomian Uni Eropa, gejala ini juga berimbas pada pasar saham\u00a0global mengingat Uni Eropa adalah salah satu key-player dalam roda\u00a0ekonomi global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uni Eropa bersama negara-negara\u00a0anggotanya berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mengatasi gejolak\u00a0krisis yang tengah dihadapi. Pengaruh\u00a0perpolitikan turut pula mewarnai penyelesaian masalah krisis keuangan\u00a0ini. Kucuran dana pinjaman menjadi salah satu opsi yang ditawarkan\u00a0Uni Eropa untuk mengatasi permasalahan ini. Namun, pinjaman atau\u00a0<em>bail<\/em> <em>out<\/em> untuk Yunani ini masih menuai sejumlah kontroversi dan\u00a0perdebatan di antara negara-negara Uni Eropa tersebut. Hal ini<br \/>\nberkaitan dengan kemampuan Yunani untuk mengembalikan pinjaman ini dan\u00a0melakukan pengetatan anggaran di dalam negerinya. Pada Juli 2015,\u00a0akhirnya melalui referendum 51% rakyat Yunani menyatakan untuk tidak\u00a0menerima tawaran <em>bail<\/em> <em>out<\/em> dari pihak kreditor (Uni Eropa, IMF, dan Bank\u00a0Sentral Eropa) yang mengisyaratkan adanya <em>a<\/em><em>usterity<\/em> (pengetatan\u00a0anggaran) di Yunani karena hal itu dinilai semakin menyengsarakan\u00a0perekonomian domestik bagi rakyat Yunani. Tetapi, tidak berarti bahwa\u00a0rakyat Yunani ingin keluar dari Eurozone seperti yang diprediksikan\u00a0pihak kreditor. Alasannya adalah Jika Yunani keluar dari zona Eropa,\u00a0dengan tingkat pengangguran saat ini mencapai 21,7%, maka Yunani akan jauh lebih\u00a0menderita, mata uang Yunani, Drachma, akan jatuh hingga 50 % lebih\u00a0terhadap Euro yang membuat rakyat Yunani akan mencoba menarik uang\u00a0Euro di akun bank sebelum mengonversikan ke Drachma yang nilainya jauh\u00a0di bawah Euro, para pemegang saham di Yunani juga akan menjual saham\u00a0mereka dengan alasan yang sama karena ketika pasar keuangan jatuh dan deposito hilang, bank pasti akan kolaps, dan perusahaan-perusahaan Yunani yang mempunyai utang dalam Euro dari peminjam luar\u00a0negeri, misalnya, akan menyaksikan utang mereka akan naik berlipat ganda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika dinilai dalam Drachma serta tidak ada kemungkinan lain bagi\u00a0Yunani kecuali bangkrut. Jika bangkrut, akan mendatangkan kerugian\u00a0besar bagi 17 Negara pengguna mata uang Euro karena sebagian negara di\u00a0kawasan itu, terutama Prancis dan Jerman, merupakan kreditor atau\u00a0pemegang obligasi pemerintah Yunani (DW, 2011). Hal ini membuktikan bahwa meskipun belum terlalu optimal dalam menyelesaikan\u00a0masalah krisis yang terjadi di Yunani dan berpengaruh secara regional\u00a0maupun internasional, Uni Eropa tetap berusaha meredam agresivitas\u00a0nasionalisme ataupun sensitivitas kedaulatan Yunani yang disebabkan\u00a0oleh masih ada kesediaan rakyatnya dalam menyerahkan sebagian\u00a0kedaulatannya, khususnya di bidang moneter (ekonomi) ke dalam Uni\u00a0Eropa sebagai badan supranasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Referensi :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Habibie, Ergy Ghulam. 2013. Hambatan dan Tantangan Uni Eropa dalam<br \/>\nPenyelesaian Krisis Yunani.<br \/>\n<a href=\"http:\/\/ergy-g-h-fisip10.web.unair.ac.id\/artikel_detail-82048-MBP%20Eropa-Hambatan,%20dan%20Tantangan%20Uni%20Eropa%20dalam%20Penyelesaian%20Krisis%20Yunani%20.html\">http:\/\/ergy-g-h-fisip10.web.unair.ac.id\/artikel_detail-82048-MBP%20Eropa-Hambatan,%20dan%20Tantangan%20Uni%20Eropa%20dalam%20Penyelesaian%20Krisis%20Yunani%20.html#<\/a>.<br \/>\n31 Maret 2016 (21:23 WITA).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">DW. 2011. Apa yang Terjadi bila Yunani Keluar dari Zona Eropa.<br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.juruscuan.com\/market-focus\/134-apa-yang-terjadi-bila-yunani-keluar-dari-zona-eropa\">http:\/\/www.juruscuan.com\/market-focus\/134-apa-yang-terjadi-bila-yunani-keluar-dari-zona-eropa<\/a>.<br \/>\n31 Maret 2016 (22:41 WITA).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Abdul Rauf Rahmansyah (HI 2013) Uni Eropa adalah perwujudan regionalisme yang menjadi sebuah panutan\u00a0dalam perkembangan kerjasama regional. Pendirian kerjasama regional\u00a0ini secara sempurna mulai<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/2016\/04\/04\/menengok-kembali-eksistensi-uni-eropa-dalam-menghadapi-krisis-moneter-di-yunani\/\" class=\"more-link\">Read More<span class=\"screen-reader-text\">Menengok Kembali Eksistensi Uni Eropa dalam menghadapi Krisis Moneter di Yunani<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/420"}],"collection":[{"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=420"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/420\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/himahiunhas.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}